14 Desember 2021

BATU SANGHYANG BUAHDUA SISA LEDAKAN GUNUNG PURBA?

 

SEKITAR pertengahan Januari 2020,  beberapa minggu sebelum wabah covid-19 merebak,  masyarakat Kabupaten Sumedang dihebohkan oleh temuan gelondongan batu di Desa Nagrak Kec. Buahdua Kab. Sumedang. Wartawan dan para youtuber ramai-ramai mengambil gambar di kawasan itu.

Batu-batu tersebut berukuran besar dengan bentuk yang hampir menyerupai balok-balok raksasa dan tersusun rapih. maka banyak yang mengira batu-batu itu merupakan situs purbakala bikinan manusia.

Pemerintah Kabupaten Sumedang mengaku akan menyelediki lebih lanjut tentang batu-batu itu. Jika memang situs purbakala, maka akan menjadi temuan yang memperkaya khasanah prasejarah di sumedang. Tapi jika ternyata batuan bentukan alam,  akan menjadi anugerah mineral yang nilainya sangat tinggi.

Hingga kini (14/12/2021), belum ada tindak lanjut atau hasil penelitian yang resmi diumumkan.  Batu-batu itu masih bisu di sana. Kehebohan tentangnya kemudian tertutup oleh covid-19.


Gundukan Batu di Desa Nagrak Kec.Buahdua



Nah, bagi saya sendiri, gelondongan batu-batu itu adalah batuan bentukan alam. Bentuk batuan itu hampir sama dengan yang ada di kawasan Citatah Bandung, yang sudah dieksplorasi sejak masa kolonial Hindia Belanda.

Pertanyaan selanjutnya, jika para ilmuwan geologi dan purbakala menduga batuan beku di kawasan citatah itu berasal dari letusan gunung sunda yang konon menyisakan gunung tangkubanparahu saat ini, maka dari manakah asalnya gelondongan batu di Buahdua Sumedang?

Apakah dari letusan gunung tampomas?  tidak pernah ada catatan gunung itu meletus. Bahkan kalaupun  ada mitos mau meletus, letusannya tidak jadi, karena konon  penguasa sumedang sudah melemparkan sebuah keris sakti ke tengha-tengah kawahnya. hmmm.

Kalau begitu dari mana?

Sekarang mari kita lihat kawasan bendungan Jatigede. Jika kita lihat dari ketinggian, kawasan itu nampak seperti sebuah sebuah cekungan kubah raksasa dengan dinding-dinding alam di sekitarnya.

Maka sejenak terlintas, mungkinkah kawasan itu dulu adalah bekas sebuah gunung purba yang meletus dahsyat ?

Diasumsikan, letusan itu melontarkan berbagai material yang kemudian membeku dan membentuk contour alam Kabupaten Sumedang saat ini.

Lihat pula misalnya bukit atau biasa disebut  "gunung kacapi".  Bukit itu unik. Dari arah utara, "Gunung Kacapi" itu  nampak sebagai gundukan batu batu cadas  yang diselimuti tanah dan semak-semak. Yang lebih unik adalah letak gunung kacapi itu sendiri,  terletak di tengah-tengah bentangan tatar tampomas yang bernama kota Sumedang.

Aparat desa setempat meninjau langsung kawasan Batu Sanghyang


Mungkinkah gunung kacapi itu pun dulunya adalah material letusan gunung purba yang saya maksud ? walllahualam bishshowwab.

Eh..catat ya, ini sekedar lamunan saja... perlu peneletian para ahli dan ilmuwan geologi serta kepurbakalaan untuk membuktikannya. Satu hal saja, saya bersyukur kepada Allah SWT, lahir, tinggal dan menjalankan kehidupan di Kabupaten Sumedang ini.  Kota leutik campernik...Namun  asyik. (*/kar)

 

 

 

 

 

Share:

0 comments:

Posting Komentar